Ikut Membangun

Bersahabat dengan Pendidikan

Pendidikan merupakan salah satu upaya agar manusia menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Salah satu manfaat pendidikan itu pun baru kita rasakan setelah kita menamatkan pendidikan tersebut. Lalu bagaimana dan apa yang harus dibenahi dalam pendidikan di Indonesia? Ini merupakan pertanyaan yang sangat klasik dan menjadi perbincangan yang tidak ada habisnya. Pendidikan akan memberikan sejarah yang sangat besar bagi seorang manusia karena adanya pendidikan dapat membentuk karakter pada diri manusia.

Kembali ke permasalahan utama tentang pendidikan, setelah mengetahui banyak PR yang harus diselesaikan kita seharusnya berusaha untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dimulai dari diri kita sendiri. Menurut saya, permasalahan utama dalam pendidikan adalah niat dan usahanya. Kenapa saya bisa berpikiran seperti itu? Bila kita mau jujur dan terbuka pada diri masing-masing, kita akan menemukan masalah-masalah yang muncul dari diri sendiri dimulai dari keegoisan diri yang menginginkan pendidikan terbaik sebagai generasi penerus bangsa, padahal kita sendiri tidak memberikan pendidikan dasar terbaik untuk akhlak dan karakter pada saat masih kecil. Kita selalu disibukkan dengan pekerjaan dan rutinitas masing-masing, seolah-olah kita lupa betapa pentingnya menanamkan sikap dan moral yang baik untuk bangsa Indonesia agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada negara kita sendiri.

Pendidikan sangat memberikan manfaat bagi manusia, khususnya lebih lagi pada seorang pelajar, karena dengan pendidikan kita dapat termotivasi, meningkatnya kekreatifan, dan tentunya dapat berguna bagi bangsa dan negara. Lalu bagaimanakah cara kita untuk senang belajar? “Menurut Muhammad verrel Radiman, seorang pemuda yang berasal dari malang cara kita untuk belajar yaitu, Langkah awalnya adalah (mempersiapkan diri untuk kesenangan)”

Go To Stationery Store (pergi ke tempat penjualan alat tulis)

      Langkah yang kelihatannya memerlukan pengeluaran. Ya, benar langkah ini membutuhkan pengorbanan dimana kalian diminta untuk mengeluarkan uang untuk diri kalian sendiri dimana kalian ditunjukkan untuk membeli alat-alat tulis ataupun alat-alat yang mendukung pembelajaran dirimu. Langkah ini dapat dikatakan sebagai langkah dimana nada dapat termotivasi untuk senang dalam belajar dan mudah memahami materi yang akan dipelajari.

Tidy Your Room! (bersihkan kamarmu!)

.  Dengan kondisi yang cukup bersih tentu anda akan merasa senang dan nyaman dalam melakukan kegiatan belajar. Maka, cobalah untuk membersihkan tempat dimana kamu belajar agar dapat menghasilkan sesuatu yang optimal dengan apa yang telah dipelajari.

Turn off the Electronic (matikan perangkat elektronik)

       Lupakan tentang internet, jika anda menggunakan perangkat elektronik lupakan sejenak ketika kamu melakukan kegiatan belajar. Maka, kamu akan merasa lebih berkonsentrasi terhadap kegiatan belajar anda dan akan lebih merasakan sensasi dari belajar itu sendiri.

Add some music for ambiance (Tambahkan musik untuk suasana yang tenang)

      Buat daftar musik penuh dengan musik yang tidak memiliki lirik. Seperti genre electronic/techno atau classical/jazz layaknya musik instrumental. Atau mendengarkan lantunan sholawat atau ayat-ayat al-qur’an, Jangan memulai kegiatan belajar tanpa anda membuat daftar lagu yang akan diputar, dikarenakan anda akan lebih terpaku pada musik yang anda dengarkan dan fokus anda dengan belajar akan terganggu. Selain itu, musik dapat menambahkan suasana bahagia untuk anda ketika melakukan kegiatan belajar, dan tentunya musik dapat meningkatkan konsentrasi akan belajar.

Learn for yourself, not for exams (Belajar untuk dirimu sendiri, bukan untuk ujian)

       Ini adalah pemikiran yang sangatlah salah yang dimiliki oleh kalangan anak-anak, remaja, bahkan dewasa. Jika anda menginginkan nilai ujian yang bagus, anda tidak perlu belajar, tetapi anda dapat melakukan hal-hal yang lebih tidak terpuji untuk mendapatkan nilai bagus. Seperti contoh menyontek. Baik, itu adalah perilaku yang salah dan tidak patut untuk ditiru dalam kehidupan kita. Bayangkanlah bahwa dengan belajar anda akan mendapatkan sesuatu yang pantas untuk diri anda. Maka, dari sekarang mulailah untuk mengubah pola pikir kita dalam belajar dan jadikanlah belajar sarana untuk bertahan hidup dan selalu bahagia dalam menjalankannya. (***)

Penulis:
Frika Fatimah Zahra

Mahasiswa PGMI UIN Raden Fatah Palembang

 

Baca Juga