Ikut Membangun

Boster, Prioritas PDAM Tirta Ogan

Tarif PDAM Naik Untuk Tingkatkan Kualitas Air

Kabag Keuangan dan Administrasi Husin

Inderalaya — PDAM Tirta Ogan yang merupakan perusahaan daerah Kabupaten Ogan Ilir (OI) akan memiliki fasilitas baru berupa boster yang akan dipasang di wilayah Kelurahan Timbangan Kecamatan Inderalaya da Desa Palemraya Kecamatan Inderalaya Utara. Selain peningkatan fasilitas perusahaan dan kualitas air, manajemen PDAM juga akan mengenakan tarif baru bagi pelanggan.

Direktur PDAM Tirta Ogan Direktur PDAM Tirta Ogan Ir Muhammad Azwar didampingi Kabag Keuangan dan Administrasi Husin Minggu (10/9) kepada Bp. Menurutnya saat ini pihaknya belum memiliki boster atau tempat panampungan air yang ada baru
instalasi kota kecamatan (ikk) yang tersebar di 15 kecamatan.

“Boster prioritas kami tahun depan, untuk penampung dan penyaluran air kalau tidak sampai ke pelanggan. Rencananya baru 2018 mendatang di Desa Palemraya dan Timbangan karena baru diusulkan dari dana pusat APBN melalui Provinsi Sumsel. Bahkan ikk pada 2018 akan dibangun di Desa Kerinjing Kecamatan Tanjungraja. Ini semua kita lakukan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Agar airnya makin jernih dan tepat waktu menyalurkannya tanpa ada kendala. Untuk itu kita memerlukan biaya, dan mengenakan tarif baru kepada pelanggan,”ujar Ir Azwar.

Menurutnya sebanyak 1500 pelanggan PDAM Tirta Ogan bakal dikenakan tarif baru mulai September dan akan ditagihkan pada Oktober mendatang. Sumber air dari Sungai Kelekar, Pemulutan dan sebagainya.

Ditambahkan Husin, saat ini daya tampung unit pengolahan air khususnya di Inderalaya sebanyak 40liter per detik bisa mengalirkan air ke seluruh Kecamatan Inderalaya Utara dan Inderalaya, untuk kapasitas bisa mengalirkan sebanyak 3000 pelanggan namun sekarang baru 1500 pelanggan.

“Kalau Inderalaya sumber air Sungai Kelekar, agar air menjadi jernih kita gunakan kaporit 60kg/hari dan soda untuk menetralkan air agar ph menjadi 6 atau 7.  Setelah air dikelola kemudian masuk ke reservoir baru dikirim ke rumahtangga perkantoran. Saat ini pulp banyak rusak sehingga dibersihkan manual, dengan cara menguras air. Ini salah satu servis pelayanan kita ke pelanggan air air jernih dan bisa lancar mengaliri,” katanya.

Disebutkan Husin untuk unit pengolahan air sebanyak 15unit tersebar di Kecamatan Pemulutan, KTM Desa Sungai Rambutan, Desa Betung, Payaraman, Desa Meranjat, Kecamatan Tanjungbatu,  Muarakuang, Tanjung Raja, Rantau Panjang Inderalaya sebanyak 2 unit  kecuali Kecamatan Kandis yang belum ada.

Ditambahkannya saat ini ada 1500 pelanggan PDAM Tirta Ogan dan berharap jumlahnya terus mengalami peningkatan. Disebutkannya 6500 pelanggan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) bakal mendapatkan pemasangan gratis biaya pemasangan sebesar Rp 1.350.000, yang bersumber dari APBN sehingga dibutuhkan dana Rp21 miliar.

“Inikan dananya dari APBN jumlahnya 6500pelanggan sebanyak Rp21miliar. Ini upaya kita menambah jumlah pelanggan, sehingga bisa meningkatkan pendapatan dengan banyak pelanggan, perluasan area pelayanan, dan sebagainya,”jelasnya.

Menurutnya program tersebut sesuai program nawacita Presiden RI Joko Widodo, yaitu air bersih bukan hanya dinikmati oleh masyarakat kelas atas, namun seluruh masyarakat dengan program presiden 100 0 100 yaitu 100 persen air bersih 0 persen daerah kumuh dan 100 persen sanitasi bersih. (sar)

 

Baca Juga