Ikut Membangun

Delapan Bulan Tunjangan Belum Dibayar

Ribuan Tutor PAUD OI Menjerit

Guru PAUD di kecamatan

Inderalaya — Ribuan tutor PAUD dari 370 PAUD/TK  yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjerit, pasalnya selama delapan bulan tepatnya sejak Januari-Agustus 2017 tunjangan tutor PAUD belum dibayar. Hal ini dikeluhkan oleh Tutor PAUD OI Kamis (7/9/2017).

Asmida (48), salah satu tutor PAUD yang ada di Desa Tanjung Atap Barat Kecamatan Tanjung Batu, mengatakan belum menerima tunjangan sejak Januari hingga Agustus 2017. “Saya sangat berharap tunjangan tutor segera dibayarkan, informasinya kemaren akan dibayar sebelum lebaran idul fitri, tapi nyatanya sampai sekarang belum juga diterima,” keluh Asmida.

Tutor Paud Desa Permata Baru Kecamatan Inderalaya Utara Yati mengeluhkan hal yang sama, menurutnya sejak belum menerima honor mengajar dirinya harus menghemat pengeluaran untuk makan sehari hari.

“Biasa sehari belanja sayur Rp50ribu/hari sekarang tidak bisa paling hanya Rp25ribu/hari lauknya telur dan tempe serta tahu yang penting kenyang. Soalnya sudah 8bulan tidak gajian. Tolonglah kepada dinas terkait agar segera membayarkan,” harapnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, saat dikonfirmasi kepada Kabid PAUD Dikbud OI Herianto Kamis (7/9) mengakui belum adanya pembayaran‎ tunjangan terhadap tutor PAUD yang ada OI, namun pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin agar segera dibayarkan.

Pihaknya sudah mengajukan kepada BPKAD OI pada bulan Mei 2017 yang lalu dan rencananya pembayaran semula dibayar secara triwulan sekarang dibayar per semester atau enam bulan sekali.

Saat disinggung besaran anggaran tunjangan tutor PAUD per semesternya. Dikatakan Herianto,   dana yang harus dibayarkan kepada tutor PAUD dan pengelolahnya sebesar  2 Miliar atau 4 miliar per tahunnya. Dengan rincian 9juta/tahun/PAUD, jadi untuk per semesternya masing masing PAUD akan menerima 4,5 juta.

Ditambahkannya anggaran tersebut murni APBD Kabupaten OI, untuk 370 PAUDdan TK yang ada di OI. Masing masing PAUD terdiri satu orang pengelola PAUD dan tiga orang tutor. “Himbaunya kepada tutor PAUD yang ada di OI agar tetap sabar, pihaknya akan terus berusaha agar pencairan sesegera mungkin, kita miris juga mereka belum gajian,”jelasnya. (sar)

 

Baca Juga