Ikut Membangun

Dua Pengedar Shabu Ditangkap Satres Narkoba Polres Ogan Ilir

Inderalaya — Dua pengedar narkoba jenis shabu bernama Rusli alias Ali Bin Imron (48) dan Mangihutua alias Ucok Bin Simatung (37), ditangkap jajaran unit Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir. Keduanya diciduk di rumahnya di Dusun I Desa Muara Penimbung Ilir Kecamatan Inderalaya OI tanpa perlawanan, Minggu (31/12).

Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, 6 paket Narkotika jenis Shabu dibungkus plastik klip bening dalam kotak botol bekas wadah saleb 999 dengan berat 1,51 Gram, 1 buah alat hisap shabu atau bong terbuat dari bekas botol minuman air mineral berikut pirek kaca yang diduga masih ada sisa shabu, 1 Unit Hp Nokia warna Hitam, dan uang sebesar Rp1.300.000.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK. M.H di dampingi oleh Sat Res Narkoba AKP A Dermawan SH dan Kabag Humas Polres OI AKP Zainal membenarkan penangkapan kedua tersangka tersebut. ” Penangkapan kedua tersangka ini, berdasarkan adanya informasi yang diterima dari masyarakat yang resah. Dan curiga aktivitas tersangka yang sering mengedarkan narkoba apalagi banyaknya warga yang berasal dari desa lain masuk ke Desa tujuannya menemui atau kerumah tersangka,” ujar Kapolres AKBP Gazali.

Kemudian dilakukan penyelidikan ternyata informasi tersebut benar, selanjutnya dilakukan penggerebekan terhadap tersangka saat sedang duduk di dalam rumahnya bersama dengan saudaranya, Mangihutua alias ucok bin Simatupang yang sedang menghisap shabu.

“Pada saat personil kita datang, tersangka Rusli alias Ali bin Romi membuang kotak wadah saleb 999 yang berisikan 6 (enam) paket shabu kedalam kamar tersangka,” jelasnya.

Kapolres menambahkan interogasi terhadap kedua tersangka dan mereka mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan di dalam kamarnya adalah sisa terakhir yang belum sempat terjual, tersangka mendapatkan barang bukti tersebut dengan membeli dari saudara Jamil (DPO) sebanyak 6 paket seharga Rp 1,2 juta.

“Tersangka dan barang bukti di bawa ke Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir untuk dilakukan penyidikan dan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya. (sar)

 

Baca Juga