Ikut Membangun

Jangan Remehkan Permainan Game

Game adalah aktivitas yang dilakukan untuk fun atau bersenang-senang yang memiliki aturan sehingga ada yang menang dan ada yang kalah. Populernya game itu sendiri merupakan akibat pesatnya perkembangan teknologi sekarang ini. Hal inilah yang menjadikan banyaknya orang yang kecanduan game termasuk kalangan anak-anak hingga remaja. Kecanduan game ini membuat seseorang anak seakan-akan tidak ada lagi hal yang ingin dikerjakan selain bermain game. Seolah-olah game ini adalah hidupnya. Hal semacam ini sangat riskan bagi perkembangan si anak mengingat perjalanan hidupnya yang masih panjang.

Anak-anak yang gemar bermain game adalah anak-anak yang sangat menyukai tantangan. Anak-anak ini cenderung tidak suka dengan kelemahan, menonton dan tidak menantang. Hal ini setidaknya berakibat pada proses belajar akademis. Mereka akan menjadi malas belajar dan bahkan bisa membolos sekolah hanya untuk bermain game.

Seseorang anak yang masih duduk di sekolah dasar kebanyakan sangat suka bermain. Mereka masih sangan menikmati masa anak-anaknya, belajar bersosialisasi, dan bermain untuk mengetahui hal-hal yang menurutnya baru dan menyenangkan. Pada masa ini seorang anak mudah terpengaruh oleh lingkungan mereka, termasuk terpengaruh oleh perkembangan jaman melalui teknologi yaitu bermain game. Anak-anak ini banyak yang sampai lupa diri jika sudah bermain game. Mereka sampai tidak menghiraukan lingkungan di sekitarnya. Mereka seperti memiliki dunianya sendiri ketika bermain game, akhirnya mereka seperti kecanduan game ini karena game banyak memakai sistem permainan petualangan dan dikelilingi dengan hal-hal yang menyenangkan menyebabkan seorang anak tidak bisa lepas dari bermain game.

Satu-satunya pengaruh yang diakibatkan dari game adalah kecanduan terhadap game itu sendiri. Dan mengakibatkan kurangnya sosialisasi dengan orang lain bahkan dilingkungannya itu sendiri. Seseorang yang bermain game ini menghabiskan waktu dengan sia-sia demi game tersebut dan melupakan kewajiban mereka misalnya membuat tugas sekolah yang seharusnya ia prioritaskan.

Game ini selalu diyakini memberikan dampak negatif kepada pemainnya. Hal ini terutama karena sebagian besar game biasanya memuat tentang kekerasan pertempuran dan perkelahian. Mayoritas orang tua dan media berpikir dan percaya bahwa permainan merusak otak anak-anak, dan mempromosikan kekerasan diantara mereka. Walaupun begitu banyak psikolog, pakar anak dan para ilmuan percaya bahwa game sebenarnya bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak.

Contoh dampak positif dari bermain game misalnya mengajarkan kepada anak untuk bermain strategi, mengajarkan tentang kerja sama dalam tim ketika bermain dengan orang lain, membuat analisa dan keputusan yang tepat dan pemecahan masalah logika. Tetapi dari sekian banyak dampak positif bermain game lebih banyak dampak negatifnya contohnya menimbulkan efek ketagihan, yang berakibat melalaikan dunia nyata, kehidupan nyata menjadi berantakan seperti menurunnya nilai pelajaran di sekolah, mengganggu kesehatan dan mengurangnya rasa sosialisasi dengan orang disekitar.

Maka dari itu kami akan memberikan solusi agar anak tidak lagi kecanduan game, seseorang anak yang suda kecanduan cenderung lebih susah diatur. Peran orang tua sangat penting agar tidak kecanduan lebih para lagi. Kecanduan game pada anak memang agak sulit dihilangkan. Karenanya perlu trik atau cara khusus agar kecanduan game pada anak bisa diatasi.

Berikut beberapa cara mengatasi anak yang kecanduan game yaitu pengawasan terhadap perilaku anak jika sudah merasakan bahwa si anak mulai kecanduan, sebaiknya
1. segera larang si anak untuk bermain game. Agar lebih aman orang tua perlu mengawasi kegiatan anak setiap hari.
2. menyimpan semua alat yang digunakan untuk bermain game misalnya handphone, orang tua harus tegas kepada anak ini sangat baik untuk perkembangan mentalnya.
3. jika orang tua tidak tega menyita semua mainannya, orang tua bisa memberikan peraturan. Cobalah untuk membuat jadwal kapan ia harus bermain game dan kapan ia harus belajar hal ini akan menjadikan seseorang anak disiplin dengan waktu.

Game bisa dibilang berbahaya bagi kelangsungan anak muda saat ini yang menjadi sebuah harapan baru bagi bangsa untuk dapat membangun bangsa yang besar dan memiliki citra didunia. Untuk itu disarankan kepada orang tua agar lebih mengontrol aktivitas anaknya, dan memberikan perhatian yang cukup tidak hanya dari segi materi tetapi juga non materi. Jangan selalu mengikuti semua kehendak anak tanpa mengetahui maksud dan tujuan yang jelas.

Penulis:
Clara Mita
Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang

 

Baca Juga