Ikut Membangun

Lelang Lebung di Inderalaya Utara ‘Laris Manis’

Camat Inderalaya Utara Jamhuri, Ssos

Inderalaya — Meski hanya sehari melaksanakan lelang lebak lebung, namun 10 obyek lebak di Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) laris manis. Akibatnya PAD pemerintah kabupaten dari kecamatan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya hanya Rp43 juta naik menjadi Rp51 juta.

Hal tersebut dikatakan Camat Inderalaya Utara Jamhuri Ssos kepada JS Rabu, (6/12/2017). Menurutnya dari 10 obyek lebak lebung di kecamatan yang dipimpinnya terletak 5 obyek di Desa Tanjung Pering dan 5 obyek di Desa Tanjung Baru

“Kalau sampai kemarin baru 9 obyek sisanya 1obyek di Desa Tanjung Pering belum terjual namun besok akan terjual karena sudh ada yang membelinya,  jadi total uang yang masuk kas daerah Rp 51 juta belum termasuk 1 obyek tadi. Kalau harga lelang per obyek ada yang Rp3 juta sampai Rp8juta tergantung luasan lebaknya dan prediksi isi ikan.  Jadi tahap kedua lelang semuanya pasti laku, “kata Jamhuri.

Iapun berharap hasil dari lelang lebak lebung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pad desa,  yang berujung pada peningkatan pad kabupaten.

Kabid Perikanan Tangkap DR Hasan Hery Spt Msi dan Kasi Pengelolaan Sumber Daya Perikanan (PSDP) Siti Banjar Kaswari Spi, menjelaskan sebelumnya perbedaan sistem pelaksanaan lelang antaralain obyek yang dilelang seluruh lebak, lapak, sungai, semua lebung baik lebung alam, buatan maupun lebung bekas galian pembangunan, dengan dihapusnya retribusi lebung waris tidak ada hak perorangan atau kelompok terhadap lebung waris semuanya menjadi bagian obyek yang dilelangkan.

“Lelang tahap kedua masih ada,  pelaksana lelang petugas desa/kelurahan pemilik obyek jadi dari pendaftaran hingga pelaksanaan lelang dilakukan tim pelaksana desa/kelurahan, harga standar obyek lelang berasal dari usulan desa yang langsung ditetapkan dalam keputusan kadis perikanan, bupati. Obyek tidak laku setelah dua kali lelang maka obyek tersebut dinyatakan tidak laku dan tidak dijual serta dijadikan suaka perikanan diawasi oleh tim pelaksana desa/kelurahan dibantu pokmaswas setempat,”ujarnya.  (sar)

 

Baca Juga