Ikut Membangun

Listrik Puskesmas Inderalaya Padam Lebih dari 2 Minggu

Pasien Ketakutan Karena Gelap

Inderalaya — Parah, kondisi Puskesmas Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), pasalnya saat malam hari tidak ada penerangan karena gardu listriknya beberapa waktu lalu meledak di puskesmas utama yang terletak di Jalintim Inderalaya-Kayuagung km 35, belum diperbaiki.  Akibatnya puskesmas tersebut gelap gulita, pasien pun ketakutan karena gelap dan tidak leluasa untuk bergerak. Kondisi miris tersebut sudah berlangsung lebih dari 2minggu dan tidak ada genset.

Beruntung listrik IGD Puskesmas Inderalaya tidak ikut padam,  akibatnya untuk penerangan malam hari,  sumbernya untuk kamar inap di puskesmas ditarik kabel dari IGD. Pasien yang menderita penyakit tipes bernama Hermawati, Selasa (19/12/2017)  mengaku ketakutan karena suasana puskesmas gelap gulita.

“Untungnya ada satu bohlam yang sumber listriknya ditarik dari ruang IGD Puskesmas jadi kamar terang,  saya takut juga gelap susah bergerak.  Untung saudara saya mau ikut menemani menginap disini,  katanya sudah 2minggu listrik padam, karena saya masuk ke sini baru semalam.  Harusnya segera diperbaiki, ini puskesmas utama di pinggir jalan kok gelap gulita?, seperti kuburan,  ngeri juga. Apakah puskesmas ini tidak ada gensetnya? , “katanya lesu karena sakit

Kepala TU Puskesmas Inderalaya Fredi mengaku tidak tahu mengapa tidak segera diperbaiki aliran listrik yang padam tersebut. “Kalau mau lebih jelas tanya sama ibu,  saya juga kurang tahu mengapa tidak segera diperbaiki. Tapi tadi orang dari bagian kelistrikan sudah datang mengecek mungkin mau memperbaiki,”jelasnya

Anggota DPRD OI Arhandi sangat menyayangkan listrik yang padam tidak segera diatasi.  “Puskesmas itu pusat pelayanan publik bidang kesehatan, tidak boleh listrik mati tanpa alasan apapun. Seharusnya pln tanggap dan cepat melayani dan juga penanggungjawab puskesmasnya.  Seharusnya penerangan diganti dengan genset, listrik sangat penting juga untuk menjalankan peralatan medis.  Parah sekali puskesmas bisa gelap gulita?  Inikan sangat urgent menyangkut nyawa manusia? Kok bisa puskesmas tidak ada listriknya sampai lebih dari 2minggu?  Bagaimana melayani pasien? Harusnya segera bertindak untuk memperbaiki,” tegasnya.

Kepala PLN Rayon Inderalaya Aditia mengatakan beberapa waktu lalu   kepala puskesmas sudah melaporkan terjadinya konsleting listrik, “kita cek ternyata banyak rusak dan terbakar instalasi bangunannya sudah lama dan harus diganti. Kalau instalator bangunan ditanggung biayanya dari pengguna listrik. Kalau aliran listrik sampai ke kwh  memang tanggungjawab kita.  Namun sampai saat ini kita belum dapat info lagi soal perbaikan, mungkin karena menyangkut biaya, ” jelasnya

Kepala Puskesmas Inderalaya Siswita Skm Mkes mengatakan gardu dibagian dalam puskesmas beberapa waktu lalu meledak, akibatnya listrik disini padam.  Namun di bagian IGD Puskesmas Inderalaya tetap menyala,  karena berbeda aliran.  Sehingga saat siang hari pihaknya mengambil aliran listrik dari bagian tersebut dan saat malam hari hanya bagian kamar inap pasien yang mendapatkan penerangan.

“Kita sudah hubungi PLN tapi tidak ada peralatan jadi kita hubungi pihak lain karena banyak kabel yang terbakar dan sudah usang serta peralatan yang susah didapat, instalasi bangunan ini sudah tua umurnya lebih dari 20tahun dan perlu diganti.  Akibatnya harus menunggu, jadi bukan kita biarkan saja namun ada upaya untuk perbaikan instalasi.  Bahkan kita minta gardu baru namun biayanya mahal,  untuk sementara diperbaiki dahulu. Jadi tidak ada masalah semua sudah kita tangani dengan baik,  tadi juga dari bagian kelistrikan sudah cek dan segera memperbaikinya, “ujarnya. (sar)

 

Baca Juga