Ikut Membangun

Metode Permainan Sambil Belajar yang Menyenangkan

AMetode permainan dalam pembelajaran dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlibat langsung dalam pembelajaran dan membuat siswa merasa senang terhadap matematika. bahwa bagi guru, permainan merupakan kendaraan untuk belajar bagaimana belajar untuk kepentingan siswa. Metode permainan adalah suatu cara kegiatan yang menyenangkan atau menggembirakan yang dapat menunjang tercapainya tujuan intruksional dalam pengajaran matematika baik aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik, baiklah mari kita liat apa maksud dari metode permainan tebak gerak – gerik, permainan membuat cerita dan menyambung kata akhir.

Siapa aku?
Siapa aku adalah permainan wicara kelompok yang bertujuan untuk melatih kemampuan meragakan atau mendramatisasikan dengan gerakan anggota badan (tanpa suara) dan melatih menangkap siapa yang dimaksud dari anak tersebut.

Di dalam permainan ini,  kelas dibagi atas beberapa. Kemudian guru menyodorkan sebuah benda atau hewan kepada salah seorang dalam suatu kelompok. Lalu orang tersebut dipersilakan untuk meragakan kata atau kalimat yang dimaksud dengan gerak-gerik tanpa mengeluarkan kata-kata atau suara. Contoh Seorang anak memeragakan gerakan kelinci dengan cara meloncat loncat sambil kedua tangan di atas kepala dan teman-teman lain dalam kelompok tersebut dipersilakan menebak siapa yang dimaksud dari gerak-gerik tersebut.  Permainan ini dapat dibatasi oleh waktu tertentu

Permainan membuat cerita
Permainan ini sudah biasanya kita temukan di siaran – siaran tv, permainan ini bertujuan untuk membuat sebuah cerita dengan cara menggabungkan kata akhir pada sebuah kalimat, sehingga menjadi kalimat baru dan cerita akan terus berlanjut.

Di dalam permainan ini para siswa dipersilakan duduk melingkar.  Setelah itu, salah seorang siswa memulai membuka cerita dengan mengucapkan sebuah kalimat. Misalnya siswa 1 mengatakan, “sarapan pagi ini saya makan roti”. Kemudian siswa 2 mengatakan, “habis makan roti saya pergi ke sekolah”. Siswa 3 melanjutkan, “saya diantar ayah saya untuk pergi ke sekolah”. Lalu siswa 4 melanjutkan, “Setelah tiba di sekolah, saya masuk kelas dan belajar”. Lalu siswa 5 melanjutkan, “pelajaran pertama adalah bahasa Indonesia”. … dan seterusnya, sehingga masakannya matang dan menjadi sop yang siap disantap bersama.

Menyambung kata akhir
Menyambung kata akhir adalah jenis permainan untuk menyambung huruf akhir dari sebuah kata menjadi kata lain, misalnya kata harimau menjadi ular dan kucing  menjadi gajah Permainan ini menjadi menarik karena untuk memperoleh sebuah kata baru, dan dimainkan secara bergiliran. Pengalaman menemukan kosa kata baru melalui hasil menemukan kata baru dari huruf sebuah kata itulah yang bisa membuat memori dan mengenal benda, hewan atau kata baru.

Metode pembelajaran sambil bermain  ini dapat diberikan kepada anak – anak dalam sistem pembelajaran yang menarik yang bisa dilakukan di sekolah maupun di rumah, pembelajaran ini dapat membuat anak-anak tidak cepat bosan dalam belajar dan menghasilkan kegembiraan, keseruan, dan antusias dalam bermain sambil belajar. (***)

Penulis: Indri Mahmudah
Mahasiswa PGMI 06 Prodi Pendidikan Guru dan Madrasah Ibtidaiyah
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
UIN Raden Fatah Palembang

 

 

Baca Juga