Ikut Membangun

Pengaruh Narkoba di Kalangan Remaja

Di era globalisasi yang serba mendunia, interaksi kehidupan masyarakat menjadi tidak terbatas sehingga arus informasi sangat pesat mengalir dari satu daerah ke daerah yang lainnya, dari satu negara ke negara lain dan bahkan dari satu benua ke benua yang lain. Yang paling memprihatinkan dari penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini adalah banyaknya jumlah remaja dan anak-anak usia pelajar yang ikut terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Mereka tidak memikirkan dampak buruk yang akan terjadi pada diri mereka, yang mereka pikir hanya kesenangan untuk memuaskan dirinya. Pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak bisa berpikir jernih.

Mengonsumsi narkoba bisa berakibat buruk bagi tubuh yaitu gangguan pada sistem syaraf (neorologis) misalnya: kejang-kejang, halusinasi, dan gangguan kesadaran. Dampak-dampak psikologis berupa tidak normalnya kemampuan berfikir, berperasaan cemas, ketergantungan/selalu membutuhkan obat. Dampak sosial ekonomi misalnya selalu merugikan masyarakat, baik ekonomi, sosial, kesehatan, maupun hukum.

Banyak remaja yang tidak memiliki uang untuk membeli obat-obatan tersebut namun mereka mencari uang dengan cara yang haram yaitu dengan mencuri dan merampok. Apalagi dengan remaja yang sudah kecanduan, akan sangat sulit untuk diberantas sebab mereka sudah terlalu sering mengonsumsi obat-obatan tersebut sehingga sudah melekat kedalam jiwa remaja.

Dalam sekolah sekarang juga memberikan arahan agar para pelajar terjauh dari narkoba, sehingga pelajar harus lebih berhati-hati dalam pergaulan, karena pengaruh yang pertama ada pada teman yang mengajak untuk berbuat maksiat tersebut. Pihak sekolah akan memberikan sanksi pada pelajar jika terjadi adanya pecandu narkoba tersebut didalam sekolah.

Melihat kondisi ini tentunya kita khususnya sebagai generasi muda Indonesia tidak boleh tinggal diam dan melepas diri dari tanggung jawab perjuangan melawan peredaran narkoba yang lebih besar. Jika persoalan ini dibiarkan begitu saja maka dapat dipastikan bahwa generasi muda Indonesia akan lebih banyak lagi terjerumus kedalam kesalahan yang sama dan pada akhirnya melemahkan kualitas generasi masa depan Indonesia. Tentu tindakan penyelamatan terhadap persoalan narkoba ini sangat dibutuhkan segera deni menghindarkan generasi muda Indonesia dari ancaman bahaya narkoba. (***)

Penulis:
Ika Mustika Sari
Mahasiswa PGMI UIN Raden Fatah Palembang

 

Baca Juga