Ikut Membangun

Peringatan Hari HIV-Aids Dilaksanakan di 4 Wilayah

Hj Sumayati

Inderalaya — Sebagai bentuk keprihatinan terhadap bahayanya penyakit yang disebabkan oleh virus HIV-Aids,  empat wilayah dijadikan lokasi kegiatan untuk memperingati hari Aids sedunia pada 1 Desember

Sekertaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir (OI), H. Herman Senin (27/11) mengatakan, ada empat tempat penyelenggaraan peringatan hari HIV-AIDS di OI, yaitu di Komplek Perkantoran Terpadu ( KPT) Tanjung Senai, LPM, Universitas Sriwijaya dan Panti Sosial Bina Remaja (PSBR).

‘’Tokoh agama dan perangkat daerah dihimbau bisa membatu mensosialisasikan bahayanya penyakit HIV-AIDS ini,’’ katanya.

Lanjutnya, untuk yang terkena penyakit ini jangan malu karena sudah ada obat yang memperlambat penyakit ini, dan jangan dijauhi atau diintimidasi orang yang terkena penyakit ini karena penyakit HIV-AIDS tidak menular secara langsung kepada orang lain.

“Penyakit ini menular apabila melakukan kontak langsung, seperti berhubungam badan dan menggunakan jarum suntik secara bergantian,” jelasnya.

Kadinkes Oi H Siska Susanti didampingi Kabid P2P Hj Sumayati mengatakan hasil pendataan yang dilakukan Dinkes OI sejak Januari 2016 hingga Juni 2016, ada 4 warga OI. Ada dua orang meninggal dunia satu perempuan dan laki-laki,” katanya.

Dr Siska menambahkan, rata-rata penderita HIV/AIDS tersebut ternyata dialami warga yang berusia produktif kisaran 30-35tahun.

“Untuk nama dan asalnya kami tidak sebutkan. Ini menyangkut kelangsungan hidup si penderita. Kami hanya sebatas memberikan data kuantitas penderita saja. Pastinya tersebar di 16 kecamatan dalam Kabupaten OI,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk mengetahui apakah seseorang mengindap HIV/AIDS, yakni dengan cara pemeriksaan awal. “Petugas awalnya akan melakukan pemeriksaan darah. Dari pemeriksaan darah itulah akan kelihatan positif atau tidak,” ujarnya. (sar)

 

Baca Juga