Ikut Membangun

Raflesia Arnoldi Tumbuh Disamping Rumah

Warnanya cerah merah,  dibagian putilnya membesar dan berlobang,  mengeluarkan bau busuk, persis raflesia arnoldi. Bunga raksasa yang biasa tumbuh di daerah Bengkulu. Tak hanya anak-anak,  orang dewasapun turut melihat bunga raflesia yang tumbuh disamping rumah warga Warga Dusun 3 Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI) mendadak heboh. Sebab, di halaman samping rumah milik Galih Pramedya Putra tumbuh bunga yang mengeluarkan bau busuk seperti bangkai yang dikenal dengan bunga rafflesia.

Bunga yang biasanya tumbuh di hutan-hutan di Provinsi Bengkulu itu kali pertama ditemukan oleh Galih.

Bunga bangkai atau bunga rafflesia itu saat ini sudah mekar sempurna dengan warna merah marun.

Menurut Galih, dirinya  menemukan bunga itu saat mencium bau busuk yang menyengat dari samping rumahnya. Kemudian, dia memeriksa sumber bau itu dan menemukan sekuntum bunga berwarna merah marun yang dikerumuni lalat.

Saat ditemukan kali pertama, bunga itu masih menguncup dan belum mengembang seperti saat ini.

Lalu Galih membersihkan lokasi sekitar bunga yang masih penuh semak belukar untuk memudahkan warga yang ingin melihat bunga langka tersebut.

“Saat saya tahu bahwa bau menyengat berasal dari bunga bangkai yang ada di samping rumah saya, langsung sekitar lokasi bunga saya bersihkan agar bunga mudah dilihat oleh warga yang hendak melihat,” katanya kemarin

Ketika diukur, bunga itu memiliki lebar 40 cm dan tinggi 45 cm. Di antara kuncup dan bunga terdapat batang yang berwarna merah dengan titik-titik seperti serbuk berwana kuning.

Adanya temuan bunga itu menarik perhatian warga dan pelajar. Terbukti hari ini sejumlah pelajar SLTP setempat tertarik dan datang untuk melihat bunga langka tersebut. Para pelajar itu juta tak lupa berfoto di dekat bunga tersebut.

“Pengin tahu dari dekat bentuk bunga bangkai yang selama ini hanya tahu dari buku dan televisi saja,” kata salah satu pelajar.

Hingga hari ini, masih banyak warga OI yang datang untuk melihat bunga yang sudah masuk ke fase layu tersebut.

Salah satu warga Inderalaya Ria mengatakan heran dengan bentuk bunga dan bau busuk yang dikeluarkannya. “Lucu,  memang baunya tidak wangi bunganya besar,  jadi aneh, “ujarnya. (sar)

 

Baca Juga