Ikut Membangun

Sumsel Boyong Innovative Government Award 2017

Jakarta — Setelah melalui rangkaian penilaian yang cukup panjang dan alot, akhirnya Provinsi Sumatera Selatan berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2017 pada Malam Penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif 2017 dan Leadership Award, di Puri Agung Convention Hall Hotel Sahid Jaya Jakarta, Senin (18/122/017).

Malam penghargaan imi diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan penghargaan untuk Sumsel tersebut diterima Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel Ahchmad Najib yang mewakili Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Adapun penyelenggaraan IGA 2017 oleh Kemendagri ini berbeda dengan penyelenggaraaan pada 2007, 2008, 2010, 2011, 2012 dan 2013. Malam penghargaan kali ini langsung dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Untuk diketahui inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam hai ini menjadi tugas dan fungsi badan panelitian dan pengembangan kementerian dalam negeri, khususnya pusat Iitbang inovasi daerah untuk melakukan penliaian inovasi daerah.

Inovasi daerah dapat berbentuk, inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan pubiik dan inovasi bentuk lainnya, sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Pada malam anugrah ini Sumsel menjadi provinsi peringkat pertama Innovative Government se-Indonesia. Sumsel menjadi peringkat pertama karena berkat kerja keras pemerintah Sumsel. Ada 3 Aspek yang membuat Sumsel menjadi peringkat pertama yaitu aspek kuantitas, aspek kualitas, dan aspek manfaat.

Pelaksanaan IGA ini sendiri melalui serangkaian tahapan, mulai dari penjaringan profil inovasi daerah pada Agustus lalu. Kemudian dilanjutkan verifikasi profil bulan September, validasi pada Oktober-November melalui presentasi kepala daerah dan temuan lapangan dan pemberian penghargaan Inovative Government Award pada Desember tahun 2017.

Agenda ini sekaligus menandakan bahwa terlaksana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang inovasi daerah dan ini sebagai wujud pembinaan dan pengawasan inovasi daerah, serta media untuk diseminasi praktek-praktek baik pemerintah daerah. (sar**)

Baca Juga