Ikut Membangun

Warga Masih Trauma Akibat Penangkapan Diduga Pelaku Teroris

Pelaku diduga sering gonta ganti kartu seluler

Inderalaya — Penangkapan terduga teroris Abu Ibrahim Alias Yazid (29) warga Seroja Dusun V Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir dan Suryadi (27) warga Lorong Seroja  Dusun V Desa Pulau Semambu Kecamatan Inderalaya Utara Ogan Ilir oleh Densus 88 dari Mabes Polri Minggu (10/11/2017) dini hari masih membuat kekhawatiran bagi warga sekitar.

Senin, (11/12/2017) saat ini rumah pelaku yang terduga teroris terlihat sepi dan hanya ada istri sedang mengandung besar, dan saat ingin di temui Rini istri pelaku tidak bisa ditemui dikarenakan mengalami trauma dari kejadian tersebut.

Salah satu warga Fahrudin mengatakan Mudik Abu Ibrahim Alias Yazid (29) dan Suryadi (27) memiliki karakter pendiam dan tertutup jarang bersosialiasi dengan masyarakat sekitar, sedangkan suryadi adik ipar dari Yazid seperti orang biasanya sering bersosialisasi.

“Yazid bekerja sebagai petani dan kadang juga ikut kerja kuli bangunan sedangkan Suryadi sama seperti Yazid bekerja sebagai bangunan dan petani juga keduanya memang akur di dalam satu rumah ini,” katanya.

Selain itu juga Yazid ini terbilang warga baru di Desa pulau semambu dusun V ini “karena Yazid tinggal di Desa ini belum sampai satu tahun sekitar enam bulan, dan Yazid ini aslinya orang Jambi pindah kesini sejak dia menikah dengan warga disini yaitu Rini warga Desa sini,” jelasnya

Fahrudin warga Desa Pulau Semambu mengatakan bahwa Yazid sering membeli kartu sebanyak tiga kartu di counter. “Kami traumalah ada warga yang ditangkap diduga teroris.  memang  sebagai warga agak curiga dengan Yazid karena saat membeli kartu selalu membeli tiga kartu, artinya dia sering gonta ganti kartu untuk telpon selulernya, ” ujarnya.  (sar)

 

Baca Juga